Postingan

PENGARUH ASPEK SOSIAL DAN AKTIVITAS SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL - EKONOMI PRIYAYI DAN PANGREH PRAJA MASA ZAMAN TRANSISI (BELANDA) DI INDONESIA

PENGARUH ASPEK SOSIAL DAN AKTIVITAS SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL - EKONOMI PRIYAYI DAN PANGREH PRAJA MASA ZAMAN TRANSISI (BELANDA)   DI INDONESIA Ahmad Amin Thohir 130731615728 Pendidikan sejarah Tohirahmad103@gmail.com PENDAHULUAN Di dalam kehidupan masyarakat di dunia, baik yang sangat sederhana maupun yang sangat kompleks sifatnya dalam pergaulan antarindividunya, ada pembedaan kedudukan dan derajat (status). Pembedaan kedudukan dan derajat terhadap individu-individu dalam masyarakat itulah yang menjadi dasar dan pangkal bagi gejala pelapisan sosial yang ada di dalam hampir semua masyarakat di dunia (Koentjaraningrat.1972:174). Orang Jawa pada umumnya dapat dibagi ke dalam 3 lapisan sosial, yaitu (1) golongan orang biasa dan para pekerja kasar atau tiyang alit ; (2) golongan pedagang atau sodagar ; (3) golongan pegawai pemerintah yang bekerja di kantor-kantor pemerintah daerah, instansi-instansi pemerintah, dan orang-orang yang menduduki jabatan kepegawa...

PEMIKIRAN M. NATSIR TENTANG NEGARA ISLAM (RELASI AGAMA DAN NEGARA)

PEMIKIRAN M. NATSIR TENTANG NEGARA ISLAM (RELASI AGAMA DAN NEGARA) Ahmad Amin Thohir 130731615728 Pendidikan sejarah Tohirahmad103@gmail.com PENDAHULUAN A.     Pengaruh Dari Pemikiran M. Natsir Natsir dalam pemikirannya tentang suatu negara selalu dikaitkan dengan Islam, namun meskipun demikian natsir tidak mau sepenuhnya sistem islam di terapkan. Dalam pandangan natsir ia menginginkan negara indonesia memakai Islam sebagai asas negara indonesia. Namun penerapannya disini bukanlah seperti apa yang diterpakan umat islam seperti khilafah, maupun demokrasi liberal yang di terapkan di negara-negara barat. Namun asas negara yang di inginkan oleh M. Natsir adalah demokrasi yang berlandasan nilai-nilai ketuhanan (Natsir, 1957: 12 ) Natsir menegaskan bahwa islam dan Negara merupakan relogio politik yang menyatu. Baginya negara bukan merupakan tujuan, melainkan sebagai alat. Maka urusan kenegaraan pada dasarnya adalah suatu bagian yang tak dapat dipisah...